Selasa, 01 November 2011

Pengertian, Tujuan Ilmu Sosial Dasar dan Ilmu Pengetahuan Sosial


Pengertian ilmu social dasar merupakan adalah suatu ilmu yang berkenaan tentang masalah-masalah manusia dan kebudayaannya itu sendiri. Dengan adanya ilmu ini adalah bertujuan agar setiap individu menjadi lebih manusiawi dan baik adanya.

Tujuan dari ilmu social dasar itu sendiri adalah memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Dan juga salah satu usaha untuk mengembangkan kepribadian seorang individu dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritis terhadap nilai-nilai budaya, maupun yang menyangkut orang lain dan sekitarnya, maupun yang menyangkut dirinya sendiri tentunya.

Pengelompokan dari ilmu social dasar : Pancasila, Agama, dan Pendidikan sejarah.

Sedangkan, 
ilmu pengetahuan social adalah ilmu yang mempelajari manusia dengan lingkungan sosialnya disegala aspek-aspek. Ilmu social pun terbagi-bagi sesuai dengan sasarannya yang mengupas lebih spesifik lagi.


Tujuan
 dari ilmu pengetahuan social pun adalah :

  • membekali peserta didik dengan pengetahuan sosial yang berguna dalam kehidupan masyarakat, 
  • membekali peserta didik dengan kemapuan mengidentifikasi, menganalisa dan menyusun alternatif pemecahan masalah sosial yang terjadi dalam kehidupan di masyarakat; 
  • membekali peserta didik dengan kemampuan berkomunikasi dengan sesama warga masyarakat dan dengan berbagai bidang keilmuan serta berbagai keahlian; 
  • membekali peserta didik dengan kesadaran, sikap mental yang positif, dan keterampilan terhadap lingkungan hidup yang menjadi bagian kehidupannya yang tidak terpisahkan; dan 
  • membekali peserta didik dengan kemampuan mengembangkan pengetahuan dan keilmuan IPS sesuai dengan perkembagan kehidupan, perkembangan masyarakat, dan perkembangan ilmu dan teknologi. Kelima tujuan di atas harus dicapai dalam pelaksanaan kurikulum IPS diberbagai lembaga pendidikan dengan keluasan, kedalaman dan bobot yang sesuai dengan jenis dan jenjang pendidikan yang dilaksanakan. 





Pengelompokan dari ilmu pengetahuan social :
  • Antropologi 
  • Ekonomi, yang mempelajari produksi dan pembagian kekayaan dalam masyarakat 
  • Geografi 
  • Hukum 
  • Komunikasi 
  • Linguistik 
  • Pendidikan 
  • Politik, yang mempelajari pemerintahan sekelompok manusia (termasuk negara) 
  • Psikologi, yang mempelajari tingkah laku dan proses mental 
  • Sejarah 
  • Sosiologi, yang mempelajari masyarakat dan hubungan antar manusia di dalamnya.


Dari penjelasan keduanya yang telah dijelaskan diatas ada definisi perbedaan dan persamaan dari kedua ilmu ini, yakni sbb :
Dari kedua definisi diatas, bisa kita lihat jelas
 perbedaan keduanya. Ilmu budaya dasar cenderung kepada dasar dari kebudayaan atau bisa dibilang merupakan suatu awal dari manusia.sejak ada manusia maka terciptalah suatu kebudayaan.
Sedangkan pada
 persamaanya adalah Keduanya merupakan bahan studi untuk kepentingan program pendidikan/pengajaran, bukan disiplin ilmu yang berdiri sendiri dan mempunyei materi-materi yang terdiri dari kenyataan social dan masalah social.


Ruang Lingkup
 Ilmu Sosial Dasar
Bertitik tolak dari kerangka tujuan yagn telah ditetapkan, dua masalah pokok bisa dipakai sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup kajian mata kuliah IBD. Kedua masalah pokok itu adalah :
1.    Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya (the humanities), baik dari segi masing-masing keahlian (disiplin) didalam pengetahuan budaya, maupun secara gabungan (antar bidang) berbagai disiplin dalam pengetahuan budaya, 
2.    Hakekat manusia yang satu atau universal, akan tetapi yang beraneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing jaman dan tempat.
 kalo dilihat dari mata kuliah IBD, 
nampak dengan jelas bahwa manusia itu menempati posisi sentral dalam pengkajian. Manusia tidak hanya sebagai obyek pengkajian. Bagaimana hubungan manusia dengan alam, dengan sesama, dirinya sendiri, nilai-nilai manusia dan bagaimana pula hubungan dengan sang pencipta menjadi tema sentral dalam IBD. 

Pokok-pokok bahasan yang dikembangkan adalah :
1.Manusia dan cinta kasih
2.Manusia dan Keindahan
3.Manusia dan Penderitaan
4.Manusia dan Keadilan
5.Manusia dan Pandangan hidup
6.Manusia dan tanggungjawab serta pengabdian
7.Manusia dan kegelisahan
8.Manusia dan harapan


thanks banget deh yeee, buat sumber :
yang mebuat blog ini menjadi sesuatu banget gitu :))))) dan mohon maaf kalo saya yang cantik ini menambahkan maupun mengurangi dari sumber artikel yang tertulis diatas itu tuhhh...
GOD BLESS :*















Sabtu, 15 Oktober 2011

Apakah status sosial bisa menjadi identitas hati?

bagaimana sebuah harta mampu mengubahkan seseorang?
dasyat sekali ternyata, sangat besar pengaruhnya bagi setiap manusia, mampu mengubah hati dan pola pikir maupun hubungan kita dengan Tuhan.

terlalu ironis, seorang yang dititipkan berkat oleh Tuhan justru malah mengecewakan.
judulnya saja sudah dititipkan, jadi milik siapakah sesungguhnya berkat itu? manusia selalu lupa sumber dari segala sumber berkat, itulah kelemahannya.
pernahkah kita sadar bahwa Tuhan itu begitu luar biasa? Dia mengasihi kita semua, kasihNya tak terbatas. kita bisa melihatnya jika kita merasakannya, rasakan dan rasakan anugerahNya.
begitu baiknya Dia kepada kita, sehingga hanya satu yang tidak bisa Dia lakukan untuk kita,yaitu "TIDAK BISA UNTUK TIDAK MENGASIHI KITA"
luar biasa bukan?
sadarilah,Dia begitu nyata bagi kita.

saat kita menjadi besar, kita lupa. apa kita tidak sadari Tuhan menangisiMu bagaikan saat kau melihat ibumu menagis dibuat olehmu. bahkan lebih dari itu! tapi tanganNya tetap terulur, siap memangkumu, siap mendengarkanmu bahkan saat kau menyalahkaNya dan menghakimiNya. Dia sungguh berhati besar...

dunia tidaklah menjamin apa-apa, tapi didalamNya ada harapan dan bukan hanya harapan tapi akan menjadi nyata. Dia berjanji tidak akan menjadikan kita ekor, melainkan kepala. aku mau terus setia pada janjiMu Tuhan.

hari ini saya habis pulang dari gereja, saya menagis didalam doa. "ampuni kami Tuhan",
gereja saya adalah gereja yang sangat besar dengan jemaat yang juga sangat banyak. tapi baru hari ini saya melihat bahwa hatinya kecil. saya hanya berharap Tuhan tidak menangisi itu semua.
biar saya gambarkan kejadian itu,
pada saat tadi saya di gereja, saya duduk dan berdoa sebelum mengikuti ibadah.
lalu saya melihat-lihat, terlihatlah banyak orang satu demi satu memasuki gerja, dengan penampilan glamor dan warna rambut lebih mirip tikus kecebur got, menurut saya.
salah satu dari mereka ada yang duduk disamping saya.
saya melihatnya, karena pada saat itu dia mencari-cari sesuatu. setelah beberapa saat saya mengerti,ternyata dia mencari alkitab yang disediakan oleh gerja kami yang tersedia disetiap bangku dan kebetulan pada saat itu tidak ada dibarisan kami maupun yang didepan, dia mulai gelisah karena malu dan saya pun memerhatikannya.
kemudian beerapa saat, suaminya datang menyusul dibangku kami. saya pun melihatnya kembali.
bertanya dan ingin tahu, apa dia membawa alkitabnya?
sayang, ternya mereka sama tidak membawa. saya tidak mau mengambil kesimpulan buruk dulu, namun saya salah!!!
saya melihat sekeliling dan banyak sekali kejadiannya yang seperti itu.
"yaa Tuhan maafkan kami, kami lalai dan selalu mengecewakanMu" 
rasanya ingin menangis, say tidak ingin menangisi orang-orang itu melainkan saya menangis karena mereka menyakiti Tuhan Yesusku.
apa sesungguhnya arti bergerja bagi mereka yang bergelimangan harta?? apakah hanya rutinitas dan sekedar minta maaf dan minta berkat?
saya mengatakan ini bukan berarti saya paling benar, tapi saya tau itu adalah salah dan saya tidak menyukainya.
tapi saya beruntung, karena Dia Tuhan yang berhati besar.

terima kasih Tuhan, Kau selalu setia mengasihi kami. Kaulah Bapa, Bapa ku yang hidup.

followers