Kita dapat memiliki harapan dalam hidup tidak peduli apa yang mengelilingi dan terjadi di sekeliling kita, karena kita melayani Allah yang perkasa yang peduli, Allah yang tahu nama kita (Yesaya 45:3), Allah yang memahami keinginan hati kita (1 Tawarikh 28:9), dan Allah yang tahu siapa kita bahkan sebelum kita dibentuk di dalam rahim ibu (Yeremia 1:5).
Mungkin Anda sedang menghadapi tantangan ataupun kemunduran didalam pekerjaan Anda atau mungkin juga didalam hubungan dengan orang yang anda kasihi. Mungkin Anda sedang berjuang secara finansial atau tekanan hidup yang besar sedang menimpa Anda.
Jika itu sedang terjadi pada Anda,
JANGAN TAKUT ... selalu ada harapan!
Allah SELALU ada untuk Anda, DIA tidak akan berpaling dari Anda bahkan tidak untuk sedetikpun !. Sumber daya-Nya tak terbatas, kekuasaan dan cinta kasihNYA tidak mengenal batas. Tuhan ada di pihak Anda. Jangan biarkan musuh, Setan, pikiran Anda sendiri, atau orang lain memberitahu Anda sesuatu yang berbeda yang ingin menjauhkan harapan hidup dari anda. Ingat, jangan pernah menyerah! Lihatlah kepada Allah dan mengharapkan mukjizat, tetaplah berpengharapan.
APA SEBAB MANUSIA MEMPUNYAI HARAPAN
tentu setiap orang pasti memiliki harapan, sudah tidak perlu ditanyakan lagi.
dari mana datang harapan? dari keinginan, keinginan yang cukup kuat yang akan menjadikan satu harapan. harapan itu sendiri menurut saya tidak terbatas, setiap orang boleh berharap apa saja didalam kehidupannya dan menjadikan itu sebagai motivasi yang sangat membangun.
ketika seseorang merasa down dan merasa tidak ada harapan, maka akan terjadi perubahan semangat dalam menjalani hidupnya.
bisa disimpulakan harapan itu sangat penting!
PENGERTIAN DOA
Doa menjadi bagian yang esensial dalam kehidupan manusia yang beragama. Doa memegang peranan penting untuk kelangsungan dan perjalanan hidup manusia, untuk itu hampir di setiap perjalanan hidup manusia beragama, ia akan berdoa untuk melakukan segala sesuatu agar ia memperoleh selamat dan sejahtera. Dalam bukunya yang berjudul ‘Agama dalam perspektif sosiologi’, Djamari menjelaskan bahwa manusia adalah terbatas adanya dan untuk itu butuh pertolongan dari yang tak terbatas, yaitu Tuhan, yang dapat dijumpai melalui doa. Itulah sekilas pandangan umum tentang doa. Namun, sebenarnya apa pengertian doa itu?
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, doa adalah permohonan (harapan, permintaan, pujian) kepada Tuhan. Sedangkan berdoa artinya adalah mengucapkan (memanjatkan) doa kepada Tuhan. Berarti doa adalah suatu permohonan yang ditujukan kepada Allah yang didalamnya ada harapan,permintaan dan pujian. Xavier Leon – Dufour, dalam bukunya ensiklopedi perjanjian baru doa dalam bahasa Yunani mempunyai beberapa arti diantaranya adalah ‘aiteoyang berarti meminta. ‘Deomai’ (dengan menegaskan kebutuhan konkret), ‘erotao’ berarti menghimbau” (dengan menegaskan kebebasan si pemberi): kata-kata ini dipakai baik di bidang-bidang profan maupun keagamaan, namun mengandung ide meminta dengan sangat,berdoa dan mengemis. Sedangkan menurut J.G.S.S Thomson dalam artikelnya di ensiklopedia aklkitab masa kini jilid I, menuliskan bahwa doa merupaklan kebaktian yang mencakup segala sikap roh manusia dalam pendekatannya kepada Allah. Orang Kristen berbakti kepada Allah jika ia memuja, mengakui dan memuji dan mengajukan permohonan kepada-Nya dalam doa. Doa sebagai perbuatan tertinggi yang dapat dilakukan oleh roh manusia, dapat juga dipandang sebagai persekutuan dengan Allah, selama penekanannya diberikan kepada prakasa ilahi.
Melihat semua keterangan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa doa adalah suatu relasi antara manusia dengan Allah yang didalamnya manusia roh manusia berkomunikasi, memohon, meminta, memuji dan mengakui keberadaan Allah yang transendental.
Berdoa hendaknya menjadi kebiasaan yang baik. Doa dilaksanakan dalam setiap kehidupan umat (menyerahkan diri, tubuh dan jiwa, istri dan anak-anak, segala yang dimiliki, pekerjaan, rencana dan kegiatan dll).Karena itu berdoa perlu diajarkan kepada seluruh orang Kristen agar firman Allah digenapi dan nama Tuhan Allah dihormati. Doa menjadi kebiasaan yang dan mendarah daging bagi gereja Kristen,kebiasaan berdoa yang baik,bertumbuh berbuah dan berkembang akan memberikan kegembiraan dan kesukaan bagi seluruh keluarga dan gereja. Jadi doa bukan hanya sekedar untuk mencari jalan keluar dari masalah, tetapi doa berarti menciptakan kesempatan, ruang kosong tempat Allah dapat masuk menjadi sahabat kita. Oleh karena itu doa tidak boleh hanya sekedar dilakukan jika “kepepet” dan hanya menjadi formalitas belaka, melainkan doa menjadi sebuah gaya hidup bagi setiap orang percaya.
bagaimana? luar biasa kan postingannya? pastinya dooooong.. :))))
gak lupa sama berterima kasih sama webnya renungan harian kristen yg memberi banyak inspirasi atas tulisan ini :)))



Tidak ada komentar:
Posting Komentar